Fenomena Jual Beli Online
Fenomena Jual Beli Online
Fenomena jual beli online, jual beli online adalah persetujuan saling mengikat melalui internet antara penjual sebagai pihak yang menjual barang dan pembeli sebagai pihak yang membayar harga barang yang dijual, Jual beli online ini menerapkan sistem jual beli internet. Pertama kali dilakukannya jual beli online ini di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon Computers, Ia menyambungkan televisi berwarna dengan komputer yang mampu memproses transaksi secara realtime melalui sarana kabel telepon. Dalam transaksi jual beli online, penjual dan pembeli tidak bertemu langsung dalam satu tempat melainkan melalui dunia maya, contoh aplikasi jual beli adalah shopee, tokopedia dan lazada. Nah fenomena jual beli online ini banyak menghasilkan dampak negatif.
Fenomena jual beli online ini kadang menyebabkan dampak negatif, salah satu contoh dampak negatifnya adalah Kualitas barang yang tidak sesuai dengan gambar. Dikutip dari https://www.kompasiana.com/chaidarcahyawicaksono4878/5d4531380d82305fc80c4232/dampak-positif-dan-negatif-belanja-online-yang-marak-terjadi-saat-ini\ , beberapa oknum tidak bisa membedakan barang asli atau tiruan, hingga terjadinya penipuan. Penjual seperti itu hanya mementingkan barang nya terjual habis dan mendapatkan uang, terkadang ada penjual membeli barang palsu dan menjual lagi dengan harga yang lebih tinggi dan mengaku jika itu barang asli. Seharusnya sebagai penjual yang baik kita harus lebih jujur,dan seperti itu juga sebagai pembeli yang baik kita harus lebih teliti membeli barang.
Contoh lainnya adalah Adanya kesulitan dalam membayar online bagi para orang tua, seperti yang kita tau aplikasi jual beli sangat banyak begitupun cara pembayarannya. Contoh cara pembayarannya adalah menggunakan transfer bank, fitur COD, dll. Nah untuk itu kita para remaja masa kini perlu membantu orang tua supaya mengerti cara pembayarannya.
Meskipun begitu, aplikasi jual beli online bisa kita gunakan untuk menjual dan membeli barang. Setelah kita tau banyak nya penipuan diluar sana, kita hanya perlu menjadi pengguna yang baik dan membayar semua barang yang kita beli. Supaya nantinya tidak ada lagi yang dirugikan.
Penegasan kembali
Oleh sebab itu, kita sebagai pembeli atau penjual harus tetap bertanggung jawab atas barang yang kita beli atau yang kita jual. Semoga kita dapat pelajaran dari fenomena ini supaya tidak ada yang dirugikan lagi.
-Yovita/8D/19

KEREN!!
BalasHapusKerennnn ni wehhh😍
BalasHapusSemangatt cantikkk💘💘
baguss, kecee!
BalasHapusKEREN BGT YOVITAA, SEMANGAT!
BalasHapusKerenn yovv
BalasHapusbagus yop
BalasHapusKerennnn
BalasHapusBaguss bangett
BalasHapusmantappp
BalasHapusKeceee, semangat terusss
BalasHapusSemangat terus kelompok 5
BalasHapusMntap
BalasHapusMantap informasinya,
BalasHapusKeren, semangat!
BalasHapusKemren
BalasHapuskerennnn
BalasHapus